kalibrasi alat ukur

Kalibrasi alat ukur sangat diperlukan dalam rangka menjamin hasil pengukuran yang didapatkan adalah benar dan valid.

Bahkan dalam suatu industri yang menerapkan sistem manajemen ISO 9001 : 2008 atau ISO 17025 : 2005 kalibrasi terhadap alat ukur mereka yang berhubungan dengan proses produksi mutlak dilakukan, hal ini untuk memenuhi persyaratan standar dari kedua sistem manajemen tersebut yaitu :

1. Klausul 7.6 ISO 9001 : 2008 tentang pengendalian alat, pemantauan, dan pengukuran.

2. Klausul 5.6 ISO 17025 : 2005 tentang ketertelusuran pengukuran.

Bahkan untuk suatu industri tidak hanya sebatas pada kalibrasi alat ukur saja yang diwajibkan, tetapi juga harus melakukan “tera” terhadap seluruh alat ukur mereka yang berhubungan langsung dengan konsumen.

Proses tera merupakan metrologi legal dimana suatu kegiatan pengukuran berdampak pada transaksi perdagangan (ekonomi), kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Contoh tera dalam kehidupan sehari-hari mungkin bisa kita lihat pada stasiun pengisian bahan bakar / pom bensin.

Kita bisa bayangkan bagaimana kerugian konsumen jika tidak ada jaminan volume bahan bakar yang mereka beli adalah sesuai dengan  volume sebenarnya. Sehingga kegiatan tera tersebut juga mutlak untuk dilakukan.

“Jasa Kalibrasi Murah & Profesional, Permintaan Penawaran Klik Disini

Istilah Dalam Kalibrasi Alat Ukur :

1. Resolusi

Nilai skala terkecil / suatu ekspresi kuantitatif dari kemampuan alat penunjuk untuk perbedaan yang cukup berarti antara nilai yang terdekat dari jumlah yang ditunjukkan.

2. Akurasi

Kemampuan dari alat ukur untuk memberikan indikasi kedekatan terhadap harga sebenarnya dari objek yang diukur.

3. Presisi

Berbeda dengan akurasi, kalau presisi adalah kecenderungan data yng diperoleh dari perulangan mengindikasikan kecilnya simpangan (deviasi)

4. Reapitibility

Ukuran variasi statistik data yang dihasilkan bila pengukuran dilakukan oleh personel, perlengkapan, serata ruangan dengan kondisi yang sama.

5. Readability

Kemampuan dari indra manusia dalam membaca data yang dihasilkan oleh suatu instrumen.

Readability ini dirumuskan dengan 1/2 x resolusi untuk alat ukur digital.

6.  Metrologi

Ilmu pengukuran dan aplikasinya yang menyangkut semua aspek teoritis dan praktis pengukuran, berapapun ketidakpastian pengukurannya dan apapun bidang aplikasinya (termasuk perancangan teknis, pelaksanaan pembuatan, pengendalian mutu, dan kalibrasi sampai kondisi lingkungan)