metrologi

Banyak orang yang terjebak antara kata metrologi dan meteorologi. Meskipun terkesan hampir mirip namun kedua kata tersebut mempunyai arti yang sangat berlainan. Meteorologi merupakan ilmu yang membahas tentang perbintangan sedangkan metrologi merupakan Ilmu pengetahuan teknik tentang ukur mengukur secara luas

Metrologi dibagi menjadi :

1. Metrologi Ilmiah

Berhubungan dengan pengaturan dan pengembangan standar‐standar pengukuran dan pemeliharaannya.

2. Metrologi Industri

Berhubungan pengendalian mutu suatu produk di industri dengan memastikan bahwa sistem pengukuran dan alat‐alat ukur berfungsi dengan akurasi yang memadai, baik dalam proses produksi maupun pengujiannya.

Kalibrasi merupakan salah satu bagian dari metrologi industri ini.

3. Metrologi Legal

Berhubungan dengan transaksi perdagangan, kesehatan, keselamatan dan kepentingan umum.

Tera merupakan salah satu bagian dari metrologi ini. Sebagai contoh dalam suatu pusat perbelanjaan, timbangan yang dipakai sebagai kegiatan jual beli tersebut merupakan wajib ditera, karena berhubungan dengn transaksi perdagangan.

Point 1 dan 2 yang disebut diatas merupakan bagian dari Metrologi Teknis.

Metrologi berdasarkan sifat fisik

Metrologi berdasarkan sifat fisik dibagi menjadi :

1. Metrologi dimensi

Berhubungan pengukuran panjang, sudut,profil permukaan, geometrik.

2. Metrologi massa

Berhubungan dengan pengukuran besaran massa, gaya, tekanan.

3. Metrologi mekanik

Berhubungan dengan pengukuran kecepatan, momen, getaran.

4. Metrologi fisik

Berhubungan dengan pengukuran volemetri, viskositas, densitas, aliran.

5. Metrologi listrik

Berhubungan dengan pengukuran besaran dasar arus listrik dan waktu dan turunannya sebagai komponen utamanya.

6. Metrologi suhu

Berhubungan dengan pengukuran suhu dengan rentang dibawah 0 – diatas ribuan derajat celcius

7. Metrologi optik

Berhubungan dengan pengukuran yang berkaitan dengan photometri, radiometri

Metrologi berdasarkan bidang aplikasinya

Metrologi bedasarkan bidang aplikasinya dapat dibedakan menjadi :

1. Metrologi industri

Mempunyai peran dalam pengukuran untuk pengendalian mutu produk.

2. Metrologi medik

Mempunyai peran dalam ketepatan analisis penyakit, dalam pelayanan kesehatan.

3. Metrologi astronomi

Mempunyai peran dalam kepentingan penerbangan antariksa dan ilmu falak.

4. Metrologi akustik

Mempunyai peran dalam perancangan akustik gedung, analisis kebisingan dst.

Jadi perlu diketahui bahwa kegiatan pengukuran tersebut tergantung pada tujuan pemakaian, suatu jenis alat ukur yang sama dapat dikelola berdasarkan metrologi legal atau metrologi teknis.

Jasa Kalibrasi berbagai macam alat ukur industri klik disini

Tagged with:

Filed under: Kalibrasi

Like this post? Subscribe to my RSS feed and get loads more!