Toleransi alat ukur

Penentuan toleransi alat ukur merupakan hal yang wajib bagi perusahaan dalam menilai kelayakan alat ukur yang digunakan. Penentuan toleransi alat ukur ini biasanya dalam perusahaan ditentukan oleh departemen quality assurance / lebih dikenal dengan jaminan mutu.

Penentuan toleransi alat ukur terkadang menjadi masalah yang rumit, layaknya menghadapi 2 sisi mata uang, kita dihadapkan dengan penentuan toleransi alat yang tidak terlalu sempit sehingga alat yang sudah berumur tahunan yang mungkin tingkat akurasinya sudah berkurang masih dapat kita gunakan, sedangkan disisi lain kita berharap agar penentuan toleransi alat ukur yang tidak terlalu lebar sehingga pengukuran yang kita lakukan tidak berakibat buruk terhadap mutu produk yang dihasilkan.

Menurut saya pribadi, penentuan toleransi alat ukur ini adalah penggabungan dari ilmu dan pengalaman dalam menangani suatu alat bersangkutan.

Pelatihan Penentuan Toleransi Alat Ukur

Pelatihan toleransi alat ukur ini bisa diibaratkan sebagai short cut / jalan pintas bagi perusahaan yang mempunyai kepentingan dalam penentuan toleransi alat ukur yang mereka miliki. Karena setiap perusahaan mempunyai alat ukur yang mungkin berbeda antara satu dengan yang lainnya, maka adanya pembimbing / trainer sangatlah penting. Dengan adanya pembimbing / trainer diharapkan perusahaan lebih mengenal karakteristik terhadap alat ukur yang mereka gunakan.

Pelatihan penentuan toleransi alat ukur pun biasanya juga menyertakan penjelasan tentang bagaimana menentukan suatu alat perlu dilakukan “adjustment” ataupun di “repair” serta jaminan mutu hasil pengukuran.

“Pelatihan Penentuan Toleransi Alat Ukur & Jaminan Mutu Klik Disini

Tagged with:

Filed under: Kalibrasi

Like this post? Subscribe to my RSS feed and get loads more!