propolis

Propolis

Bagi sebagian orang yang pernah mendengar kata tersebut pasti sudah tau bagaimana keampuhan obat herbal tersebut dalam mengobati berbagai macam penyakit seperti darah tinggi, darah rendah, hepatitis, asam urah, rematik, kanker, dan masih banyak lagi penyakit yang bisa disembuhkan oleh propolis ini.

Kesehatan sangatlah penting bagi hidup kita, selain itu kesehatan juga bernilai mahal. Tapi di sisi lain mendapatkan pola hidup yang sehat sangatlah sulit di era yang serba instan ini.

Tidak jarang kita melihat tayangan di TV tentang kecurangan-kecurangan para penjual makanan yang menambahkan zat yang sebenarnya tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi manusia.  Dan pastinya jika makanan tersebut kita konsumsi sudah pasti akan menimbulkan dampak yang buruk bagi tubuh kita.

Hal lain yang pasti bersinggungan dengan kehidupan kita sehari-hari misalnya polusi udara (khususnya yang tinggal di kota besar) sudah pasti tidak bisa kita hindari.

Salah satu cara untuk menjaga kesehatan tersebut adalah dengan meningkatkan kekebalan tubuh kita. Propolis selain bisa mengobati berbagai macam penyakit, dia juga mampu untuk menjaga kekebalan tubuh kita.

Propolis merupakan suatu zat yang dihasilkan oleh lebah madu, Lebah madu tersebut mengumpulkan pucuk-pucuk daun yang kemudian dicampurkan dengan air liurnya dan digunakan untuk  menambal lubang dalam sarang lebah yang sekaligus melindungi sarang lebah dari serangan virus, bakteri, dan jamur.

Manfaat Propolis adalah :

A. Pengobatan alami; mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai obat untuk berbagai macam penyakit. Fungsi pengobatan meliputi hal-hal sebagai berikut :

1. Sebagai antibiotik, antiviral dan sekaligus antifungal alami tanpa efek samping.

2. Penyakit yang berhubungan dengan bakteri, misalnya : typhus, diare/muntaber dan sebagainya. Dapat juga untuk bau ketiak yang sangat mengganggu, karena di dalam lipatan ketiak terdapat bakteri atau jamur yang menyebabkan bau.

3. Penyakit yang berhubungan dengan virus, misalnya : demam berdarah, flu, TBC dan sebagainya.

4. Penyakit yang berhubungan dengan jamur, misalnya : eksim, panu, keputihan, ketombe dan sebagainya.

5. Anti peradangan (infeksi dan luka), misalnya : maag, luka luar, radang tenggorokan, sakit gigi, radang ginjal, lebam, luka bakar dan sebagainya.

6. Sebagai anti kanker dan mutagenesis sel, misalnya : kanker tumor, mium, kista dan sebagainya.

7. Berfungsi untuk membersihkan pembuluh darah dan detoksifikasi atau pembuangan racun, misalnya : asam urat, kolesterol, trigliserin, darah tinggi, jantung, stroke, diabetes mellitus dan sebagainya.

B. Suplementasi; mengandung zat-zat yang dibutuhkan untuk membangun kekebalan tubuh dan mengaktifkan kelenjar Thymus. Zat-zat tersebut adalah :

1. Semua vitamin kecuali vitamin K.

2. Semua mineral yang dibutuhkan tubuh kecuali Sulfur.

3. 16 rantai Asam Amino Essensial yang dibutuhkan untuk regenerasi sel.

4. Bioflavonoid, yaitu zat anti oksidan sebagai suplemen sel. Menurut penelitian, kandungan Bioflavonoid pada satu tetes propolis setara dengan bioflavonoid yang dihasilkan dari 500 buah jeruk.

Dengan manfaat yang sedemikian besar, saya pikir propilis layak digunakan sebagai solusi bagi kesehatan kita yang tidak mempunyai efek samping.

Tagged with:

Filed under: Propolis

Like this post? Subscribe to my RSS feed and get loads more!